Dimanakah kita berada sekarang? Apakah pada suatu hari nanti manusia akan menguasai ruang angkasa? Apakah makhluk hidup dari daerah kosmos yang tak ada batasnya ini pernah ada yang berkunjung ke bumi, jauh di masa silam? Apakah ada inteligensia yang tak dikenal di suatu tempat di alam semesta ini yang sedang mencoba mencari hubungan dengan kita? Apakah zaman kita ini, dengan segala penemuannya yang membawa masa depan yang menggemparkan itu benar-benar mengerikan? Apakah hasil penelitian yang hebat hemat itu harus dirahasiakan? Apakah ilmu kedokteran atau obat-obatan dan biologi akan mampu menghidupkan kembali mumi-mumi yang sudah membeku? Apakah manusia bumi akan dapat berkoloni atau bermukim di planet lain? Apakah mereka akan dapat bersahabat dengan penghuni planet itu? Apakah manusia akan menciptakan bumi kedua, ketiga dan keempat? Apakah suatu hari kelak, para dokter akhli bedah akan digantikan oleh robot-robot spesial? Apakah rumah sakit pada tahun 2.100 nanti akan menjadi penjual onderdil atau spareparts bagi orang-orang cacat? Apakah di masa mendatang yang dekat ini akan ada kemungkinan untuk memperpanjang umur manusia tanpa batas dengan; jantung, paru paru, ginjal dan lain-lain organ tubuh buatan? Apakah khayalan Huxlby tentang “Dunia baru yang berani” dengan keganasan dan kemustahilan yang menakutkan itu, akan menjadi kenyataan?
Tampilkan postingan dengan label Chariots of the Gods. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Chariots of the Gods. Tampilkan semua postingan
Mencari Komunikasi Langsung (3)
Tetapi bagaimana membuktikan adanya kehidupan di dalam kosmos sebelum ada seseorang yang pernah berkunjung ke sana? Statistik dan perhitungan perhitungan menunjukkan bahwa kehidupan di luar bumi ini sangat mungkin adanya. Di ruang angkasa terdapat bukti dari adanya bakteri dan spora. Pancaran inteligensia yang tak dikenal telah lama dimulai, tetapi masih belum mencapai hasil yang dapat diukur, atau diperlihatkan,dan meyakinkan. Yang kita butuhkan sekarang ialah verifikasi dari teori-teori itu. Bukti dari permisalan-permisalan sekarang masih dicap sebagai utopi.
Mencari Komunikasi Langsung (2)
....sambungan
.
Peristiwa Cayce, yang menambahkan bacaan ilmiah kepada lembaran sejarah umat manusia memberikan dorongan kepada gagasan demikian. Edgar Cayce, seorang anak petani sederhana dari Kentucky tidak mengetahui apa-apa tentang kemampuan fantastis yang tersembunyi dalam otaknya. Sekalipun ia telah meninggal dunia tanggal 5 Januari 1945, para dokter dan para akhli ilmu jiwa sekarang masih sibuk mengevaluasikan tingkah laku hidupnya. Walaupun ia bukan seorang dokter, persatuan dokter Amerika telah mengizinkan Edgar untuk menyelenggarakan konsultasi. Edgar Cayce jatuh sakit ketika ia masih muda belia. Ia menderita kejang-kejang. Demam suhu tinggi menyebabkan badannya semakin lama semakin kurus. Ia jatuh pingsan lama sekali. Sementara para dokter tak berhasil menyadarkannya kembali, Edgar sekonyong-konyong berbicara keras dan jelas. Ia menerangkan mengapa ia jatuh sakit. Ia menyebut obat-obat yang ia perlukan, ia menyuruh agar dibuat obat oles dan menyuruh mengolesi tulang punggungnya dengan obat oles itu. Para dokter dan keluarga Edgar keheran-heranan karena mereka sama sekali tidak mengetahui dari mana Edgar mendapat pengetahuan itu dan istilah-istilah kedokteran yang sebelumnya sama sekali asing baginya. Setelah diobati dengan obat-obat yang ia sebut, ia berangsur-angsur nyata sembuh.
.
.
Peristiwa Cayce, yang menambahkan bacaan ilmiah kepada lembaran sejarah umat manusia memberikan dorongan kepada gagasan demikian. Edgar Cayce, seorang anak petani sederhana dari Kentucky tidak mengetahui apa-apa tentang kemampuan fantastis yang tersembunyi dalam otaknya. Sekalipun ia telah meninggal dunia tanggal 5 Januari 1945, para dokter dan para akhli ilmu jiwa sekarang masih sibuk mengevaluasikan tingkah laku hidupnya. Walaupun ia bukan seorang dokter, persatuan dokter Amerika telah mengizinkan Edgar untuk menyelenggarakan konsultasi. Edgar Cayce jatuh sakit ketika ia masih muda belia. Ia menderita kejang-kejang. Demam suhu tinggi menyebabkan badannya semakin lama semakin kurus. Ia jatuh pingsan lama sekali. Sementara para dokter tak berhasil menyadarkannya kembali, Edgar sekonyong-konyong berbicara keras dan jelas. Ia menerangkan mengapa ia jatuh sakit. Ia menyebut obat-obat yang ia perlukan, ia menyuruh agar dibuat obat oles dan menyuruh mengolesi tulang punggungnya dengan obat oles itu. Para dokter dan keluarga Edgar keheran-heranan karena mereka sama sekali tidak mengetahui dari mana Edgar mendapat pengetahuan itu dan istilah-istilah kedokteran yang sebelumnya sama sekali asing baginya. Setelah diobati dengan obat-obat yang ia sebut, ia berangsur-angsur nyata sembuh.
.
Mencari Komunikasi Langsung (1)
Pukul 4 pagi pada suatu hari dalam bulan April tahun 1960, di suatu lembah sunyi di Virginia Barat, telah dimulai suatu eksperimen. Teleskop radio yang tingginya 85 kaki itu, yang terdapat di Green Bank sedang dicoba ditujukan ke bintang “tau ceti”, yang jauhnya dari bumi kita 11,8 tahun cahaya. Proyek ini dipimpin oleh Dr. Trank Drake, seorang astronom muda Amerika yang di kalangan ilmiawan termasyur sekali. Ia ingin menyetel teleskop radio itu ke arah pemancar-pemancar radio dari peradaban lain. agar dapat menangkap isyarat-isyarat dari intelegensia di ruang angkasa. Rentetan pertama dari esksperimen itu memakan waktu 150 jam.
Pengalaman Bumi dalam Ruang Angkasa (3)
....Sambungan
Tanggal 17 Nopember 1967, dengan judul “Gagasan-gagasan Kedua” surat kabar Die Zeit mengatakan: “Bertahun-tahun orang Rusia menertawakan orang Barat seperti yang sakit jiwa mengenai piring terbang. Belum lama berselang Pravda memuat sangkalan resmi, bahwa kendaraan-kendaraan langit yang ganjil itu pernah ada. Sekarang Jenderal Angkatan Udara Anatolyi Stolyakov telah ditunjuk sebagai direktur dari suatu komite yang tugasnya meneliti laporan-laporan mengenai UFO. Berhubungan dengan ini, surat kabar London Times, menulis: “Apakah UFO itu hasil dari pengkhayalan bersama, ataukah berasal dari para pengunjung dari planet Venus, atau harus diartikan sebagai wahyu ketuhanan; harus ada penjelasan, sebab andai kata UFO itu tak ada,orang-orang Rusia tentu tidak akan membentuk komite Pencari Keterangan”.
Pengalaman Bumi dalam Ruang Angkasa (2)
.... Sambungan
.
Kelak, orang akan membuat kapal-kapal ruang angkasa raksasa dengan mesin bertenaga raksasa pula, seperti yang telah dibuktikan oleh Rusia ketika dalam tahun 1967 mereka berhasil menggabungkan dua kapal ruang angkasa tak berawak mejadi satu di ruang stratosfir. Suatu bagian dari penelitian ruang angkasa sekarang sudah bekerja dengan menggunakan layar pelindung seperti pelangi listrik, yang dibentangkan di depan kapsul dengan maksud untuk mencegah atau mengelakkan benturan partikel-partikel. Sekelompok sarjana fisika kenamaan, telah berusaha menemukan apa yang dikenal dengan nama “tachyon”, yaitu partikel yang baru ada dalam teori, yang diduga dapat bergerak lebih cepat dari cahaya dan batas kecepatan terendahnya ialah kecepatan cahaya. Para sarjana yakin bahwa tachyon rnemang ada. Sekarang hanyalah tinggal membuktikan eksistensinya secara ilmiah. Pembuktiannya telah dilakukan dalam pembuktian neutrinos dan anti matter.
.
.
Kelak, orang akan membuat kapal-kapal ruang angkasa raksasa dengan mesin bertenaga raksasa pula, seperti yang telah dibuktikan oleh Rusia ketika dalam tahun 1967 mereka berhasil menggabungkan dua kapal ruang angkasa tak berawak mejadi satu di ruang stratosfir. Suatu bagian dari penelitian ruang angkasa sekarang sudah bekerja dengan menggunakan layar pelindung seperti pelangi listrik, yang dibentangkan di depan kapsul dengan maksud untuk mencegah atau mengelakkan benturan partikel-partikel. Sekelompok sarjana fisika kenamaan, telah berusaha menemukan apa yang dikenal dengan nama “tachyon”, yaitu partikel yang baru ada dalam teori, yang diduga dapat bergerak lebih cepat dari cahaya dan batas kecepatan terendahnya ialah kecepatan cahaya. Para sarjana yakin bahwa tachyon rnemang ada. Sekarang hanyalah tinggal membuktikan eksistensinya secara ilmiah. Pembuktiannya telah dilakukan dalam pembuktian neutrinos dan anti matter.
.
Pengalaman Bumi dalam Ruang Angkasa (1)
Pertanyaan, apakah penerbangan ruang angkasa mempunyai arti bagi manusia, masih belum lenyap dari forum diskusi. Ketiadaan arti, baik sebagian maupun keseluruhan dari penyelidikan mungkin telah dibuktikan oleh penetapan picik; dengan maksud supaya manusia jangan dulu mengutak-atik alam semesta kalau di bumi sendiri masih terdapat banyak persoalan yang belum terpecahkan. Karena sama sekali tidak ingin memasuki bidang ilmiah di mana masih banyak perbedaan pendapat yang tidak difahami oleh orang-orang awam, maka disini hanya akan mengemukakan alasan-alasan yang nyata dan benar saja untuk menjelaskan bahwa penyelidikan ruang angkasa mutlak perlu.
Kegaiban Amerika Selatan dan Keanehan Lainnya
Sekalipun telah ditekankan bahwa bukanlah maksud kita untuk mempertanyakan sejarah umat manusia selama 2000 tahun terakhir, namun kita mengira bahwa dewa-dewa Yunani dan Romawi serta kebanyakan tokoh-tokoh lain dalam hikayat dan dongeng juga diliputi oleh suasana masa silam yang sangat jauh. Tradisi hidup di antara berbagai bangsa, karena adanya umat manusia, kebudayaan yang paling akhirpun juga memberikan tanda-tanda yang menunjuk ke masa silam yang jauh. Reruntuhan dalam hutan-hutan Guatemala dan Yukatan dapat diperbandingkan dengan bangunan-bangunan raksasa di Mesir.
.
.
Pulau Paskah (Easter) Tanah Manusia Burung
Pelaut pertama Eropa yang mendarat di pulau Easter pada awal abad kedelapanbelas hampir-hampir tidak dapat mempercayai penglihatannya sendiri. Di bagian dunia yang kecil ini, 2.350 mil dari pantai Chili, mereka melihat ratusan patung besar-besar tersebar di seluruh pulau. Gunung yang besar-besar diubah bentuknya, batu vulkanis yang bagaikan baja dipotong-potong bagaikan memotong mentega layaknya dan 10.000 ton batu karang besar-besar bertebaran di mana-mana. Ratusan patung besar di antaranya ada yang tingginya antara 33 sampai 66 kaki dan beratnya kurang lebih 50 ton, selamanya menatap muka para pengunjung masa sekarang, seolah-olah menantang, bagaikan robot yang sedang menanti untuk digerakkan lagi. Semua raksasa ini memakai topi, tetapi topi-topi inipun tidak banyak membantu menjelaskan dari mana asalnya patung-patung ini. Batu untuk topi-topi itu yang beratnya ada yang lebih dari sepuluh ton satu balok letaknya jauh dari bagian badannya. Di samping itu, topi tersebut harus dikerek ke atas setinggi masing-masing patung. Ketika itu ditemukan juga lembaran-lembaran sejarah dari kayu bertuliskan huruf Mesir Kuno.
.
.
Keajaiban Purbakala atau Pusat Wisata Ruang Angkasa? (2)
.... Sambungan
Di sini kita harus bertanya kepada diri sendiri: Apakah para angkasawan purbakala sudah mengetahui bahwa kita harus tumbuh kembali dari permulaan lagi? Apakah para cendekiawan purbakala telah mengetahui cara-cara pengawetan badan manusia supaya dibangkitkan kembali setelah ribuan tahun kemudian? Atau barangkali ada beberapa “dewa “ yang cerdas, menaruh perhatian pada “pengawetan” sekurang-kurangnya satu sosok mayat dengan maksud supaya kelak kemudian hari dapat dihidupkan kembali untuk ditanyai tentang sejarah generasinya? Mungkinkah interogasi semacam itu yang dilakukan oleh para dewa sudah pernah terjadi?
.
.
Keajaiban Purbakala atau Pusat Wisata Ruang Angkasa? (1)
Dari kota Damaskus ke Utara, di sana terdapat suatu teras yang disebut “Baalbek”; yakni suatu podium atau panggung yang terdiri dari balok-balok batu, di antaranya ada yang panjangnya 65 kaki dan beratnya 2.000 ton. Sampai sekarang para arkeologis belum dapat menjelaskan secara meyakinkan; mengapa, bagaimana, dan oleh siapa teras Baalbek itu dibangun. Tetapi seorang Profesor Rusia yang bernama Agrett, menduga teras itu adalah sisa-sisa dari landasan lapangan udara raksasa.
.
.
Khayalan dan Dongeng Kuno atau Realitas? (2)
Sambungan....
.
.
Gambar-gambar tentang matahari bersayap dan burung elang untuk berburu, yang membawa simbol-simbol keabadian dan kehidupan abadi, sekarang masih terdapat pada pintu-pintu dan kuil kuil di Idfu. Di dunia ini di manapun tak terdapat tempat yang banyak sekali memiliki garnbaran-gambaran dewa bersayap ini selain di Mesir. Setiap wisatawan mengetahui Pulau Elephantine dengan Nilometernya yang terkenal itu di Aswan. Pulau itu disebut pulau Elephantine, karena kelihatannya seperti gajah. Dalam naskah-naskah tertuapun pulau itu sudah disebut demikian. Naskah itu tepat, karena pulau itu memang benar menyerupai gajah. Tetapi dari mana orang Mesir purbakala itu tahu. Bentuk gajah itu hanya akan dapat jelas dilihat dari kapal udara yang terbang tinggi sekali, karena di dekat pulau itu tidak terdapat gunung yang memungkinkan untuk melihat dari atasnya sehingga orang dapat membandingkan bentuk pulau itu dengan bentuk gajah.
.
.
Khayalan dan Dongeng Kuno atau Realitas? (1)
Sebagaimana telah dilihat sebelumnya, dalam kepurbakalaan terdapat hal-hal yang kalau menurut gagasan sekarang tak perlu ada. Tetapi kegiatan untuk mengumpulkannya sama sekali tidak turut habis bersama-sama dengan habisnya penemuan-penemuan yang telah terkumpulkan. Mengapa? Karena mitologi orang-orang Ekskimo-pun mengatakan bahwa bangsa pengembara pertama dibawa ke Utara oleh para “dewa” yang bersayap kuningan. Hikayat orang-orang Indian menyebut seekor burung guntur memperkenalkan api dan buah-buahan kepada mereka. Dongeng orang Mayan-Popol Nuh, menyatakan bahwa para “dewa” mampu mengenali segala macam hal alam semesta, keempat arah pokok dari kompas,dan bahkan bentuk bulat dari bumi.
.
.
Kereta Perang yang Menyala-nyala dari Langit
Kira-kira pada awal abad ini terjadi suatu penemuan yang menggemparkan, yakni penemuan lembaran-lembaran hikayat terbuat dari tanah liat, yang memuat sanjak kepahlawanan yang sangat ekspresif. Benda-benda itu milik perpustakaan Raja Asria, Ashurbanipal. Sanjak itu ditulis dalam bahasa Akadia. Setelah itu ditemukan lagi salinan keduanya yang berasal dari raja Murabi.
Alam Mustahil yang Tidak Dijelaskan (2)
Kita juga jangan melupakan Sacsahuaman! Di sini saya tidak mengingatkan anda kembali kepada sistem pertahanan Inca yang fantastis, yang terletak beberapa kaki di atas Cuzco sekarang; juga tidak kepada balok-balok monolit yang berat semuanya lebih dari 100 ton; juga tidak kepada dinding-dinding teras yang panjangnya lebih dari 1.500 kaki, dan lebarnya 54 kaki, yang di depannya sekarang para wisatawan suka membuat foto untuk souvenir. Saya menunjukkan Sacsahuaman yang tidak dikenal, yang terletak hanya setengah mil atau lebih dari benteng Inca yang terkenal itu.
.
.
Alam Mustahil yang Tidak Dijelaskan (1)
Keterangan tentang masa lampau kita yang bersejarah itu kita kumpulkan dari pengetahuan tidak langsung. Kita telah menggunakan hasil-hasil penggalian, naskah-naskah kuno, lukisan-lukisan dalam gua, legenda-legenda dan lain sebagainya untuk menyusun suatu hipotesa kerja. Dari semua bahan itu telah dibuat mosaik yang mengesankan dan menarik, Tetapi mosaik itu merupakan produk dari pola pemikiran yang telah dipertimbangkan terlebih dahulu. Bagian-bagiannya selalu dapat kita pasang ke dalam pola itu sekalipun sering sekali harus menggunakan perekat yang terlalu jelas terlihat.
Ketika Kapal Ruang Angkasa Kita Mendarat di Bumi
Julius Verne kakek dari semua penulis novel khayalan ilmiah itu telah menjadi penulis yang diterima oleh umum. Fantasi-fantasinya sudah bukan lagi khayalan ilmiah. Para astronot sekarang berkeliling dunia bukan dalam tempo 80 hari melainkan dalam 86 menit. Kita sekarang akan menguraikan apa yang mungkin akan terjadi pada suatu penerbangan imajiner dengan kapal ruang angkasa; namun penerbangan khayalan ini kemungkinannya untuk diadakan akan lebih pendek waktunya dari pada waktu yang diperlukan untuk menyingkat waktu perjalanan keliling dunia gagasan Julius Verne, dari 80 hari menjadi perjalanan kilat 86 menit. Tetapi sebaliknya kita tidak menggunakan ukuran waktu yang sesingkat itu. Lebih baik kalau kita misalkan bahwa kapal ruang angkasa kita akan berangkat menuju ke suatu matahari yang belum dikenal, yang jauhnya membutuhkan waktu penerbangan 150 tahun. Kapal ruang angkasa itu ukurannya sebesar kapal Samudra zaman sekarang dan karenanya berat luncurnya akan seberat 100.000 ton dengan membawa bahan bakar seberat 99.800 ton. jadi berat perlengkapannya 200 ton. Tidak mungkin ?.
Adakah Makhluk Cerdas di Kosmos?
.
Apakah masuk akal kalau dikatakan bahwa kita penduduk dunia saat ini bukanlah satu-satunya makhluk hidup jenis manusia yang ada di alam semesta ini ? Oleh karena tidak ada musium yang dapat kita kunjungi, yang memamerkan manusia kerdil dari planet lain, maka jawaban atas pertanyaan itu: “Dunia kita ini adalah satu-satunya planet yang dihuni manusia” agaknya masih merupakan jawaban yang resmi dan meyakinkan.
.
Apakah masuk akal kalau dikatakan bahwa kita penduduk dunia saat ini bukanlah satu-satunya makhluk hidup jenis manusia yang ada di alam semesta ini ? Oleh karena tidak ada musium yang dapat kita kunjungi, yang memamerkan manusia kerdil dari planet lain, maka jawaban atas pertanyaan itu: “Dunia kita ini adalah satu-satunya planet yang dihuni manusia” agaknya masih merupakan jawaban yang resmi dan meyakinkan.
.
Erich von Däniken di Buku Chariots of the Gods
Untuk menulis buku ini diperlukan keberanian; demikian pula untuk membacanya. Mengapa? Karena teoriteorinya serta pembuktian dari teori-teori itu tidak cocok dengan mosaik arkeologi tradisionil yang telah dengan susah payah disemen dengan tangguhnya. Para sarjana akan menyebutnya omong kosong dan akan memasukkannya ke dalam buku daftar kata-kata yang sebaiknya tak usah disebut di sini. Orang awam akan menyembunyikan dirinya bila mereka dihadapkan kepada kemungkinan untuk menyelidiki masa lampau. Bahkan penyelidikan tentang masa depan pun akan dianggapnya lebih misterius dan lebih bertualang lagi.
Chariots of the Gods? - Unsolved Mysteries of the Past
Written in 1968 by Erich von Däniken. This author presents a hypothesis that many ancient civilizations' technologies and religion were given to them by space travelers who were welcomed as gods. The book shows photographs and gives detailed information that sheds serious light on his theory. Von Däniken claims ancient art throughout the world can be interpreted to illustrate astronauts, air and space vehicles, non-human but intelligent creatures, and artifacts of high technology. Von Däniken also points out details that are similar in art of unrelated cultures around the world.
.
.
Langganan:
Postingan (Atom)





